Herbal Pereda Mual

Rabu, 06 Januari 2010
Diposting oleh Inspirasi

Ada beberapa kiat untuk mengatasi mual. Yang penting adalah mengistirahatkan lambung. Maksudnya, jangan makan apa pun, mesti tetap harus menjaga agar tubuh tidak kekurangan cairan. Minum sedikit air bisa membantu mengatasi mual.

Banyak orang mencoba mengasup minuman herbal untuk mengatasi rasa mual dan muntah. Hati-hati, semua minuman ini mungkin tidak cocok untuk setiap orang. Bisa jadi jahe cocok untuk satu orang, tapi tidak bagi yang lain.

Beberapa minuman herbal ini bisa dicoba untuk mengatasi mual.

Minuman mengandung mint
Aroma mint memiliki khasiat untuk menenangkan pencernaan. Kandungan mentol yang terdapat dalam daun mint bisa membantu pencernaan. Bonus lain, napas Anda akan beraroma segar setelah meminumnya.

Minuman dari bunga krisan
Minuman dari bunga krisan (chrysanthemum) memiliki cita rasa manis dan wangi. Biasanya bunga krisan dipadukan dengan teh. Teh yang mengandung bunga krisan membantu melindung organ hati dan menetralkan racun dalam tubuh. Secara tidak langsung hal ini membantu mencegah rasa mual dan muntah.

Minuman yang mengandung ginseng
Herbal ini sudah lama dipercaya untuk mengatasi berbagai keluhan. Meski demikian, rasanya yang kuat membuat ginseng belum tentu disukai setiap orang. Manfaatnya antara lain membantu proses pencernaan, membantu mengatasi kelelahan dan meredam sakit perut.

Minuman yang mengandung jahe
Rimpang ini sangat akrab dengan masyarakat Indonesia. Tumbuhan satu ini bisa dipadupadankan dalam makanan dan minuman. Khasiatnya sangat ampuh dalam mengatasi mual dan muntah (GHS/Mic)

Langsingkan Tubuh dengan Yoga!

Selasa, 05 Januari 2010
Diposting oleh Inspirasi
Mungkin Anda termasuk satu di antara banyak orang yang merasa frustrasi karena kesulitan menurunkan berat badan. Itu tak mengherankan. Pasalnya, kenaikan berat badan adalah masalah yang begitu kompleks. Ada pengaruh faktor genetik, gaya hidup, pola makan, dan lain-lain.

Manfaat latihan yoga yang langsung dirasakan secara fisik adalah mengendurnya otot-otot yang kaku gara-gara kurang gerak, ketegangan, dan stres. Gerakan-gerakan yoga juga meningkatkan jangkauan pergerakan persendian, meningkatkan fleksibilitas, dan membantu mengoreksi postur tubuh yang keliru gara-gara kenaikan berat badan.

Latihan yoga membantu menguatkan dan memperpanjang otot sehingga tubuh jadi lebih langsing dan berbentuk indah setelah berlatih. Namun, tubuh yang berbentuk ini tak selalu diikuti dengan penurunan berat badan. Ingat, otot lebih padat dan lebih berat dibandingkan dengan volume jaringan lemak.

Potensial membakar kalori
Dalam yoga ada juga latihan pranayama. Latihan pernapasan ini membuat energi vital atau prana dalam tubuh bergerak. Hal ini dapat membantu mengatasi masalah ketika Anda mengalami kenaikan berat badan, tetapi malah loyo karena tingkat energi tubuh menurun.

Manfaat lain yoga adalah dalam aspek psikologi. Kenaikan berat badan kerap menjadikan diri memberikan komentar negatif. Lewat yoga kita mencoba mencegah hal ini dengan menciptakan lingkungan yang aman dan positif untuk menyambungkan kembali tubuh dan menghilangkan pesan-pesan negatif yang sering muncul di pikiran.

Latihan asana juga dapat memupuk kontrol terhadap diri sendiri yang baru. Ini adalah kualitas yang sering hilang ketika berat badan membubung. Di tingkat fisiologis, yoga aliran-aliran tertentu mungkin pas untuk orang yang benar-benar menginginkan penurunan berat badan. Kelas Vinyasa yang memadukan gerakan dan pernapasan bersamaan dapat menciptakan panas dan akhirnya potensial menyebabkan banyak pembakaran kalori untuk penurunan berat badan.

Buat Anda yang mungkin tak pernah berolahraga, ada baiknya mencoba kelas yoga Vinyasa untuk pemula. Jangan langsung mengambil kelas yang sudah menengah, apalagi yoga Asthanga. Mungkin ini bukan aliran yang tepat buat Anda yang secara fisik tidak aktif sebelumnya.

Nafsu makan terkontrol
Yoga memang tidak memberikan janji muluk dalam penurunan berat badan secara cepat. Yoga hanya menjanjikan dua manfaat utama untuk orang yang ingin menurunkan berat badan. Pertama, yoga memperbaiki pencernaan dan menghilangkan sembelit, retensi air, dan perut kembung. Kedua, yoga memperbaiki sirkulasi darah menuju ke kelenjar-kelenjar endokrin utama, yaitu tiroid dan pankreas.

Kedua kelenjar inilah yang membantu mengontrol nafsu makan, suasana hati, pola tidur, serta istirahat.

Belum banyak ahli yang menerima bahwa latihan yoga adalah jalan pasti menuju penurunan berat badan. Namun, penelitian terbaru dari Fred Hutchinson Cancer Research Center di Seattle AS mulai membuka wawasan bahwa yoga juga bermanfaat untuk melangsingkan.

Para peneliti di lembaga itu menanyai pria dan wanita sehat mengenai riwayat bobot tubuh dan aktivitas fisik mereka dari usia 45 hingga 55 tahun. Diungkapkan bahwa subyek yang mengalami kelebihan berat badan dan berlatih yoga paling tidak seminggu sekali mengalami penurunan bobot 2,5 kilogram selama lebih dari 10 tahun.

Orang berberat badan normal yang rajin latihan yoga dilaporkan tidak naik beratnya, sedangkan mereka yang tak latihan naik terus. Sementara mereka yang kelebihan bobot dan tak pernah latihan yoga, berat badannya naik empat kilogram.

Kesadaran pikiran
Alan Kristal, peneliti utama sekaligus praktisi yoga dalam penelitian itu, yakin, penyebab penurunan berat badan setelah latihan yoga bukan karena jumlah kalori yang dibakar. Hanya latihan yoga aliran tertentu yang membakar banyak kalori untuk memicu penurunan berat badan.

“Yoga itu membangun kesadaran pikiran,” kata Kristal yang juga profesor di bidang epidemiologi di University of Washington School of Public Health. “Anda akan belajar kapan merasa kenyang dan Anda tak suka makan kebanyakan. Selain itu, Anda juga akan mengenali kecemasan dan stres sehingga tak ingin menutupinya dengan makan,” tambahnya.

Jadi, apakah yoga akan melangsingkan tubuh kita? Hmmm… mungkin. Lalu, akankah yoga mengubah cara pandang Anda terhadap diri dan tubuh sendiri? Tentu saja.

Kosmetik Mata Ratu Mesir Berkhasiat Lho

Senin, 04 Januari 2010
Diposting oleh Inspirasi
Kosmetik Mata Ratu Mesir Berkhasiat Lho!

Riasan mencolok di sekitar mata yang biasa dipakai para ratu ribuan tahun lalu, seperti Ratu Nefertiti dan ratu Mesir lainnya, ternyata tidak cuma berguna untuk mempercantik tampilan. Penelitian menunjukkan, kosmetik kuno itu ternyata bermanfaat untuk mencegah penyakit mata.

Orang Mesir kuno percaya bahwa riasan mata berwarna gelap akan menjauhkan mereka dari penyakit. Namun, para ahli tidak memercayainya karena riasan mata yang dipakai para ratu itu dibuat dari cat berbahan timah yang justru bisa mendatangkan penyakit.

Dalam studi yang dipublikasikan dalam jurnal Analytical Chemistry, para ahli menganalisis kandungan bahan kosmetik yang dipakai leluhur bangsa Mesir yang dipamerkan dalam museum Louvre di Paris. Ditemukan bahwa kandungan kosmetik itu meningkatkan produksi asam oksida dalam sel kulit yang mampu meningkatkan sistem imun dan mencegah infeksi mata.

Menurut ketua penelitian Christian Amatore dari University Pierre & Marie Currie, infeksi mata bisa terjadi karena paparan air yang tercemar di sungai yang sering dipakai mandi oleh bangsa Mesir kuno.

Minum Air Putih agar Tak Mudah Stres

Jumat, 01 Januari 2010
Diposting oleh Inspirasi

Tahukah Anda bahwa air dan stres sangat berhubungan. Seluruh bagian tubuh manusia selalu membutuhkan air dalam segala aktivitasnya. Bila kandungan air dalam masing-masing organ kekurangan, fungsinya akan menurun. Selain lebih mudah terpapar oleh bakteri dan virus, kita juga rentan terkena stres.

Berbagai literatur menunjukkan, kekurangan cairan tubuh setengah liter saja dari kebutuhan air setiap hari (2 liter) bisa meningkatkan kadar kortisol, salah satu hormon stres. Fungsi kortisol adalah melepas glukosa ke dalam peredaran darah sebagai energi.

Hormon kortisol bersama dengan hormon-hormon stres yang lain bisa mengganggu beberapa fungsi tubuh. Bila hanya terjadi sekali-kali, mungkin tak perlu dikhawatirkan. Namun, bila Anda sering dehidrasi, tentu saja fungsi imunitas tubuh bisa terkena imbasnya.

Namun, bukan berarti minum bergelas-gelas air akan secara ajaib menghilangkan berbagai tekanan hidup, mulai dari soal uang hingga hubungan dengan pasangan. Tapi, bila selama ini stres sudah menjadi "makanan" sehari-hari, paling tidak Anda tak akan mendapat tambahan stres akibat faktor dehidrasi.

"Disadari atau tidak, kita menjadi mudah dehidrasi saat sedang berada di bawah tekanan atau stres. Ini terjadi karena detak jantung menjadi cepat dan napas menjadi berat sehingga Anda kehilangan cairan," kata Renee Melton, MS, RD, Direktur Nutrition Sensei, sebuah program penurunan berat badan.

Ditambah lagi, saat tubuh dan pikiran sedang menghadapi sesuatu yang menimbulkan stres, biasanya kita tak akan ingat untuk minum cukup air. Padahal, air sangat membantu konsentrasi kita.

"Stres bisa menyebabkan gejala-gejala yang sama seperti saat kita dehidrasi, yakni detak jantung meningkat, mual, lelah, dan sakit kepala," kata Trent Nessler, Direktur Baptist Sport Medicine, Amerika Serikat. Jika dehidrasi semakin tinggi, hal itu dapat memicu penurunan kesadaran sampai kerusakan otak karena otak adalah organ yang paling sensitif terhadap kekurangan air.

Air mempunyai peranan yang penting dalam tubuh, yakni sebagai pelarut, katalisator, pelumas, pengatur suhu tubuh, serta penyedia mineral dan elektrolit bagi tubuh. Rasa haus merupakan petunjuk bahwa tubuh sedang mengalami dehidrasi ringan.

Dengan minum secara teratur, dehidrasi dapat dicegah sehingga kondisi kesehatan tubuh akan lebih baik. Dengan demikian, akan dicapai kemampuan fisik dan mental yang lebih baik.